WELCOME to my BLOG

Selasa, 23 Juni 2015

Tugas Praktikum 2

Tugas Praktikum 2

1. Tutorial Sistem Operasi Linux dengan Linux Live
LinuxLiveCD telah lama dikenal sebagai alat yang berguna dalam perbaikan PC. Sehebat-hebatnya LiveCD tentu masih memiliki beberapa kelemahan, seperti ketidakmampuan untuk menyimpan file baru atau perubahan. Bootable USB stick (FlashDisk) memecahkan sebagian besar masalah LiveCD. Kamu dapat menulis ke dalam FlashDisk, mengubah perangkat lunak atau seluruh sistem tanpa membakar CD baru, dan membawanya dengan mudah ke manapun Anda pergi.
Ada perangkat lunak baru yang disebut Lili USB Creator, dengan LiLi kita dapat membuat sistem Linux ke dalam FlashDisk sangatlah mudah sekali, dan bahkan menjalankannya dari dalam Windows  juga bisa dilakukan dengan menggunakan salinan portabel dari VirtualBox yang disertakan pada instalasi.
Lili USB Creator dapat dijalankan di sistem operasi Windows saja (belum ada versi instalasi untuk linux, karena di linux sudah ada aplikasi untuk membuat boot linux USB semisal di”ubuntu”), 

Langkah ke 1 : klik pilihan choose a usb key

Jika USB drive kamu belum terhubung, hubungkan(colokkan flashdisknya) sekarang dan menunggu beberapa detik sebelum menekan tombol refresh berwarna biru. Ketika kamu klik drop-down menu, kamu akan melihat flash drive baru dalam daftar. Pastikan Kamu pilih flash drive yang benar!!!, karena program ini juga berisi daftar hard drive kamu, dan dalam proses ini dipastikan drive yang kamu pilih akan diformat ulang menggunakan fat32. Jadi pastikan terlebih dahulu pilihan drivenya…..!!!
Langkah ke 2 : Choose a source

Pada sesi ini kamu pilih sumber/master linux yang akan dimasukkan ke dalam flash drive, opsi pertama ISO/IMG digunakan jika kamu sudah mempunyai file master linux yang berextensikan .iso , .img  atau .zip pada lokasi kamu ketahui. Opsi yang kedua CD digunakan jika kamu mempunyai master linux pada cd atau dvd. Opsi yang ketiga Download jika kamu tidak mempunyai master linux, pada opsi ini akan dilakukan proses download oleh aplikasi lili.
 
Gambar diatas adalah contoh opsi dari download, pilih linux yang akan di download secara manual atau otomatis.
Langkah ke 3 : Persistence

Keunggulan lili usb creator selain membuat mastering linux usb lebih mudah, juga konfigurasi persistence jadi lebih mudah lagi. Fitur persistence diperkenalkan pada linux 3 tahun terakhir, dengan menggunakan fitur ini kamu dapat menyimpan semua konfigurasi pada saat kita menggunakan linux live usbnya. Jadi fitur ini sama halnya kita mengganti fungsi harddisk dalam penggunaan sistem operasi sebenarnya (Read, Write). note: tidak semua linux/sistem operasi mendukung fitur persistence, jika fitur persistence aktif maka linux tersebut mendukung persistence mode. Cara menggunakan fitur ini kamu hanya cukup menggeser slider atau isi angka dalam kisaran MB sampai batas kemampuan/sisa flash drive yang kamu punyai. Lebih besar kapasitas flash drive, lebih besar pula kemampuan simpan persistencenya.
Langkah ke 4 : Options

Salah satu syarat untuk membuat linux live usb adalah flash drive diformat fat32. Pada langkah ke 4, ada 3 opsi yang bisa dipilih atau tidak. Pada centang opsi pertama, jika dipilih berfungsi untuk menyembunyikan file-file yang dicopykan kedalam flash drive maka ketika flash drive dilihat dari sistem operasi windows tidak terlihat file/folder yang ada. Centang opsi kedua, format flash drive dalam fat32 secara otomatis oleh lili sebelum membuat mastering linux live usb. Centang opsi ketiga, kamu dapat menggunakan linux ketika menggunakan sistem operasi windows. Karena pada proses ini akan diinstalkan portabel virtualbox sebagai media virtualisasi dan dibutuhkan koneksi internet jika kamu memilih opsi ini.
 Langkah ke 5 : Create
Klik tombol dengan model kilat warna kuning untuk memulai proses mastering linux live usb, dan tunggu hingga selesai.
Jika  prosesnya sudah selesai, restart atau hidupkan komputernya masuk ke BIOS pilih boot pertama kali ke flash drive atau tekan tombol f12/f9/f10 sesuai komputer yang kamu pakai untuk memilih drive yang akan di boot.

2. Setting IP di Terminal Linux Ubuntu
Lihat kartu jaringan yang tersedia yang bisa dikonfigurasi dengan perintah ifconfig seperti yang terlihat pada gambar di bawah:


Dari gambar tersebut dapat kita ketahui bahwa terdapat satu kartu jaringan (lo) yang bisa kita setting.

2. Misalnya saja, saya ingin setting lo tersebut dengan alamat IP 192.168.0.1 dengan netmask 255.255.255.0, maka jalankan perintah:
sudo[spasi]ifconfig[spasi]eth0[spasi]192.168.0.1[spasi]netmask[spasi]255.255.255.0[enter]
3. Untuk melihat hasil setting gunakan perintah ifconfig, apabila muncul seperti tampilan di bawah berarti anda sudah berhasil melakukan setting IP.

3. Membuat direktori baru Linux Ubuntu
Ketikkan di terminal mkdir (nama direktori yang dibuat)

4.. Mengisi file hewan.txt minimal 10 nama hewan

Ketikkan touch nama file pada terminal linux Ubuntu
Kemudian cek dengan ketik ls pada terminal
Ketikkan pico hewan.txt
Keluar tampilan editor teks,lalu isikan nama hewan 10 minimal
Kemudian tekan ctrl x dan tekan y,setelah itu tekan enter


Tugas Praktikum 5

Tugas Praktikum 5 

1. Android adalah operating system atau OS berbasis linux yang diperuntukan khusus untuk mobile device seperti smartphone atau PC table, persis seperti symbian yang dipergunakan oleh Nokia dan BlackBerry OS, jelasnya seperti microsoft windows yang sangat dikenal baik oleh para pengguna komputer dan laptop, jika kita analogikan, Andoid adalah windows nya sedangkan smartphone atau hand phone atau tablet adalah unit komputernya.

Android di ambil dari nama perusahaan penemunya yaitu android.inc yang kemudian di akuisisi oleh Google pada pertengahan tahun 2005 dan mengubah nama penyedia aplikasi Android dari Android market menjadi google play.

Dengan sistem distribusi open sources yang di gunakan memungkinkan para pengembang untuk menciptakan beragam apikasi menarik yang dapat dinikmati oleh para penggunanya, seperti game, chatting dan lain-lain, hal ini pulalah yang membuat smartphone berbasis Android ini lebih murah dibanding gadget sejenis.

Pada perkembangannya sistem operasi Android telah mengalami beberapa perubahan dan perbaikan dan yang menarik versi keluaran Android di berinama seperti nama-nama makanan.
berikut beberapa versi Android yang berkembang saat ini :

versi 1.1
versi 1.5 (Cupcake)
versi 1.6 (Donut)
versi 2.0/2.1 (Eclair)
versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
versi 2.3 (Gingerbread)
versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
versi 4.1 (Jelly Bean)                                                                                                                                                             
versi 5.0 (Lollipop)




















Dari waktu ke waktu, Android terus mengalami pembaruan versi untuk meningkatkan kinerjanya. Dan berikut versi versi Android dari versi yang pertama kali diluncurkan sampai versi terbaru saat ini.

1. Tanpa nama (Android versi 1.0.1.1)

Sistem android versi 1.0 ini pertama kali hadir di tahun 2008, tepatnya pada oktober 2008. Ponsel pertama yang menggunakan system android adalah HTC. Pada bulan februari 2009 rilis update pertama android versi 1.1 yang masih belum memiliki nama.

Dan untuk android versi selanjutnya google memuskan untuk memberi nama versi android dengan nama makanan ringan, tujuannya adalah agar mudah di ingat oleh para pengguna dan pencinta android.

2. Cupcake (Android versi 1.2 - 1.5)

Nama Cupcake diambil dari sebuah makanan ringan berupa kue kecil yang di kemas dalam sebuah wadah yang biasanya di sajikan dengan frosting  diatasnya. Dengan penamaan Cupcake ini maka penamaan dari versi Android dimulai.

3. Donut (Androidversi 1.6)

Versi selanjutnya adalah Donut, versi ini dirilis pada bulan september 2009 tentu donut sudah tak asing lagi bagi telinga orang Indonesia. Donut adalah sebuah makanan ringan berbentuk bulat yang terdapat lubang di tengahnya (berbentuk seperti cincin).

Versi android ini memiliki fitur foto dan video dari kamera antarmuka dan integrasi pencarian yang lebih baik. Selain itu ditambahkan juga dukungan untuk ukuran layar yang lebih besar, dan diberi versi awal fitur navigasi turn-by-turn besutan Google.

4. Eclair (Android versi 2.0 - 2.1)

Eclair adalah makanan penutup yakni kue yang biasanya berbentuk persegi panjang yang dibuat dengan krim di tengah dan lapisan cokelat di atasnya. Di rilis pada bulan oktober 2009, dengan rilisnya android versi ini google menambahkan fitur Bluetooth 2.1, flash dan kamera dengan digital zoom, multi-touch, live wallpaper dan lainnya.

5. Froyo (Android versi 2.2 - 2.2.3)

Nama Froyo diambil dari kependekan dari Frozen Yoghurt yaitu yoghurt yang telah mengalami proses pendinginan sehingga terlihat seperti es krim. Versi ini dirilis pada bulan Mei 2010 dengan update memperbaiki segi kecepatan dan pengadopsian Javascript dari browser Google Chrome dengan fitur-fiturnya.

6. Gingerbread (Android versi 2.3 - 2.4)

Nama Gingerbread diambil dari jahe atau cookie dengan rasa khas jahe yang biasanya berbentuk boneka mirip manusia. versi ini dirilis pada bulan desember 2010. Smartphone pertama yang memakai versi android ini adalah Nexus S yang dikeluarkan oleh produsen Samsung. Android 2.3 Gingerbread ini merupakan OS Android yang paling lama berkuasa bahkan sampai sekarangpun beberapa vendor masih mengeluarkan ponsel dengan versi ini.

Adapun perbaikan di versi Gingerbread ini adalah tambahan fitur dukungan untuk SIP internet calling, kemampuan nirkabel NFC, dukungan untuk dual kamera, dukungan untuk sensor giroskop dan sensor lainnya, fitur download manager, sejumlah tweak untuk penggunaan di Tablet, dan lainnya.

7. Honeycomb (Android versi 3.0 - 3.2)

Nama Honeycomb diambildari nama sereal manis yang terbuat dari jagung dengan rasa madu yang berbentuk sarang lebah, makanan ini yang populer sejak tahun 1965. Untuk versi ini merupakan versi yang ditujukan untuk gadget Tablet. Android Honeycomb rilis pada Februari 2011, kemudian upgrade ke versi 3.1 dan 3.2.

8. Ice Cream Sandwich (Android versi 4.0)

Android Ice Cream Sandwich atau biasa dikenal dengan nama Android 4.0 ICS adalah versi terbaru Android yang sangat mendukung baik untuk smartphone, tablet, dan lainnya. Android ini rilis pada 19 October 2011. Yang baru dalam android ini adalah perubahan interface dari android sebelumnya, antara lain pengoptimalan multitasking, variasi layar beranda yang bisa disesuaikan dan interaktivitas mendalam serta cara baru yang ampuh untuk berkomunikasi dan berbagi konten.

Nama Ice Cream Sandwich diambil dari makanan dimana lapisan es krim yang biasanya berupa vanila yang terjepit antara dua cookies coklat, dan biasanya berbentuk persegi panjang.





9. Jelly Bean (Android versi 4.1 - 4.3)

Android 4.1 Jelly Bean diumumkan pada 27 Juni 2012 pada konferensi Google l/O yang secara resmi dikenalkan ke publik sekitar Oktober 2012. Versi ini adalah yang tercepat dan terhalus dari semua versi Android. Fitur baru yang terapat di versi ini adalah meningkatkan kemudahan dan keindahan tampilan dari Ice Cream Sandwich dan memperkenalkan pengalaman pencarian Google yang baru di Android. Android 4.2 Jelly Bean juga menawarkan peningkatkan kecepatan dan kemudahan Android 4.1 serta mencakup semua fitur baru seperti Photo Sphere dan desain baru aplikasi kamera, keyboard Gesture Typing, Google Now dan lainnya.

Untuk nama Jelly Bean pasti semua tahu kan, ya nama ini diambil dari sejenis permen yang juga populer disebut kacang jeli.

10. KitKat (Android versi 4.4)

Awalnya android versi ini di isukan bernama Key Lime Pie. Namun pada tanggal oktober 2013 google merilis kitkat sebagai generasi android berikutnya. Android versi ini memiliki banyak fitur & semakin memanjakan para pengguna android. Diantaranya : Immersive mode, Akses kontak langsung dari aplikasi telepon, google now launcher, dan pastinya memiliki interface UI yang baru.





11. Lollipop (Android versi 5.0)

Android 5.0 merupakan versi paling baru dari sistem operasi android, Android 5.0 sendiri dianggap membawa update yang fantastis, banyak perubahan yang disertakan Google di dalamnya.

3. Kelebihan dan Kekurangan Android
Kelebihan Android :

Android bersifat terbuka, karena berbasis linux yang memang open source jadi bisa dikembangkan oleh siapa saja
Akses mudah ke Android App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar utak atik handphone, dengan Google Android App Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis
Sistem Operasi Merakyat : Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang terbatas pada iphone dari Apple, maka Android punya banyak produsen, dengan gadget andalan masing masing mulai HTC hingga Samsung
Fasilitas penuh USB. Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive, dan USB tethering
Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun
Mendukung semua layanan Google : sistem operasi Android mendukung semua layanan dari google mulai dari Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu Android
Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati ROM yang tidak resmi. Maksudnya adalah versi yang telah rilis tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan dijamin tidak akan membahayakan perangkat anda.

Kekurangan Android :

Terhubung dengan internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif. Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan kita.
Perusahaan perangkat kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI.
Android Market kurang kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware.
Sebagai penyedia layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak Google.
Kadang sering terdapat iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi.
Boros Baterai, ya memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain. hal ini karena memang OS ini banyak “process” di background yang mengakibatkan baterai cepat habis

4. Fitur – Fitur Dasar Pada Android

1.Mengetikkan suara
Saat membuka Twitter ataupun saat mau browsing menjelajah ke situs Google , jika Anda malas untuk mengetik, Anda bisa menggunakan fitur text voice dan biarkan fitur tersebut mengetikkan dan mencarikannya untuk Anda. Caranya cukup tekan tombol bergambar mikrofon pada keyboard dan Anda katakan yang ingin Anda ketik.

2. Memonitor penggunaan data
Untuk memonitor penggunaan mobile data Anda, Anda bisa melihatnya pada menu setting dan pilih mobile data usage.

3. Menaruh kontak pada homescreen
Jika Anda sering menelepon teman atau keluarga Anda, tentunya akan merepotkan jika tiap kali harus membuka menu kontak. Untuk memudahkan, Anda bisa menaruh kontak teman Anda itu ke homescreen, dengan cara pilih widget kontak lalu pilih kontak yang ingin Anda taruh di homescreen.

4.Melihat notifikasi tanpa membuka kunci tombol
Untuk melakukannya cukup swap bagian ponsel Anda dari atas ke bawah. Untuk mengaksesnya, barulah tombolnya harus dibuka kuncinya.

5. Mengambil Screenshot
Jika Anda memiliki ponsel Android versi Ice Cream Sandwich atau lebih baru lagi, maka mengambil screenshot bisa dilakukan dengan mudah dibandingkan versi Android sebelumnya.
Anda tinggal menekan tombol power berbarengan dengan vol (-) pada layar yang hendak Anda ambil screenshotnya. Kemudian secara otomatis screenshot tersebut akan terambil dan tersimpan di Galeri.

6.Menggunakan Android sebagai modem
Caranya pilih setting atau setelan terus pilih data connection.

7.Mengambil gambar dan video sekaligus
Saat Anda mengambil video, Anda juga bisa mengambil gambar atau foto pada saat yang sama.
Caranya adalah dengan menekan layar saat Anda mengambil video. Hanya saja fitur ini tidak dimiliki oleh semua ponsel Android.

8.Menggunakan Android sebagai USB
Ternyata Android juga bisa Anda gunakan sebagai media penyimpanan. Caranya saat Anda mencolokkan kabel USB ke komputer, pilih storage mode.

9. Menggunakan android sebagai Wifi
Caranya pilih setting lalu Hidupkan Wifi. Cara ini sangat bermanfaat jika anda mempunyai usaha yang membutuhkan layanan akses wifi. 












5. Tutorial instalasi OS android di PC
Hal yang di butuhkan untuk menginstal Android antara lain:

•    Perangkat PC/Laptop yang memenuhi syarat.
•    Perangkat lunak mesin virtual (virtual box dan lain sebagainya)
•    File .ISO Android x86

Yang pertama kali di lakukan adalah menginstal mesin virtualnya ke dalam PC/Laptop anda terlebih dahulu.

Jika sudah buka Virtual boxnya, lalu buat mesin komputer virtualnya, dengan cara mengklik tombol NEW.

Lalu isikan nama sistem operasinya, pilih saja untuk name : Google Android(bebas), Type : Linux, Version : Other Linux. Lalu tekan tombol next jika sudah.

Selanjutnya mengisikan ukuran memory virtual, jika anda mempunyai memory lebih isikan saja 512 MB atau lebih sesuai kapasitas memory yang anda miliki, namun jika anda tidak mempunyai memori lebih atau terbatas isikan saja 256MB sesuai rekomendasi.

Lalu selanjutnya anda di minta untuk membuat virtual hardisk, pilih saja “create a virtual hard drive now”, lalu next.

Langkah berikutnya memilih type drive image yang digunakan, pilih saja “VDI (Virtual Disk Image).

Pada menu “Storage on physical hard drive”, pilih saja “Dynamically allocated” lalu next.

Langkah selanjutnya adalah mengisikan jumlah kapasitas hard drive yang akan digunakan, isikan saja cukup sebesar 2GB saja atau lebih besar lebih baik, dan anda bisa menetukan dimana file disimpan , dengan cara mengkik tombol folder seperti gambar di bawah.

Maka dengan begitu mesin virtual yang anda buat telah jadi, anda hanya tinggal mengkonfigurasinya agar sistem operasi yang nanti anda instal dapat berjalan.
Caranya dengan cara mengklik mesin virtualnya, lalu tekan tombol settings. Lebih jelas lihat ke gambar.

Lalu lakukan konfigurasi sebagai berikut:

1. Atur penggunaan video memory yang akan di gunakan untuk memproses gambar. Pilih menu display lalu pada tab video beri saja 64MB untuk video memory atau lebih besar lebih baik. Dan jangan lupa untuk memberikan tanda ceklist pada pilihan “ Enable 3D Acceleration”

2. Lalu selanjutnya pilih menu storage, kllik “Empty” lalu pada attributes pilih logo CD dan “Chose a virtual CD / DVD disk file..” , maka akan tampil window baru, lalu masukan file .ISO android x86 yang anda miliki. 

3. Selanjutnya pada pilihan menu Audio pada “Audio Controller” pilih “SoundBlaster 16”, lanjutkan dengan mengklik OK untuk mengakhiri konfigurasi sistem.

Langkah selanjutnya adalah dengan mengklik tombol start pada virtual box untuk memulai instalasi Android x86 anda.
Pada saat memulai maka anda akan mendapatkan beberapa menu pilihan, pilih saja “installation – install Android x86 to harddisk” untuk langsung memasangnya, atau “Run Android – x86 without installation” jika anda ingin mencobanya terlebih dahulu tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu, lalu tekan enter.

Lalu pilih menu “Create / Modify Partitions” untuk membuat partisi baru. Tekan enter jika sudah. Lalu akan muncul sebuah layar hitam, disini kita akan menetukan besaran harddisk yang akan di gunakan oleh sistem, dengan cara memilih menu “NEW” lalu pilih “Primary” dan tentukan kapasitasnya. Contoh disini diberikan kapasitas sebesar 1000MB / sama dengan 1GB.

Jika sudah lanjutkan dengan menekan tombol enter, lalu pilih “Beginning”.


Lalu pilih “Bootable” pada partisi yang telah di buat.


Pilih “Write” untuk memulai proses selanjutnya. Maka akan muncul sebuah pesan bertuliskan “Are you sure you want …. Disk? (Yes or NO)” ketikan saja “YES” (tanpa tanda petik) dan tunggu hingga proses penulisan berlangsung.


Pilih “Quit” untuk mengakhir proses pembuatan partisi.

Pada saat itu anda akan melihat sebuah partisi baru terbentuk dengan nama “ sda1 Linux VBOX HARDDISK” , pilih saja itu lalu “OK”.


Langkah selanjutnya anda akan diminta untuk memberikan format Disk, pilih “ext 3” lalu “OK”.


Maka akan muncul sebuah konfirmasi lanjutkan dengan memilih “YES”.

Selanjutnya pilih “install GRUB loader” pilih “YES”.


Lalu pada tahap “Question” pilih saja “NO”. Lalu proses instalasi akan berlangsung tunggu hingga proses instalasi selesai.


Proses instalasi telah selesai, anda akan diminta untuk membuat “Fake SD card”, pilih “Create SD card” lalu isikan jumlah kapasitas SD card yang akan digunakan ke dalam sistem. Disini hanya mengisikan 500MB saja. Lalu tekan enter.


Proses pembuatan “Fake SD card” telah berhasil, lanjutkan dengan “reboot” (restart).


Proses selanjutnya mengganti BOOT  yang digunakan, ke dalam harddisk yang telah diinstal Android x86 anda, dengan cara. Pilih Devices>CD/DVD Devices>Remove disk from virtual drive.
Lalu pilih Machine>Reset untuk menghidupkan ulang mesin.


Maka akan muncul menu GRUB, pilih saja Android –x86 tanpa  tulisan debug mode.


Maka dengan begitu anda telah sukses memasang sistem operasi android x 86 ke dalam mesin virtual anda.


Untuk mencobanya anda bisa menggunakan mouse dengan cara  memilih machine > Disable mouse intergration. Lalu anda hanya perlu melakukan double click pada sistem operasi tersebut untuk mencobanya.


Dan untuk keluar dari sistem operasi tersebut anda harus menahan tombol “ctrl” kanan pada bagian keyboard anda dan menekan tombol “click left” atau klik kiri pada mouse anda.


Sekian tutorial menginstal sistem operasi Android x86 ke dalam virtual box.

Sabtu, 06 Juni 2015

Tugas Praktikum 1

Tugas Praktikum 1

PERAKITAN PC

       I.            TUJUAN PRAKTEK
·         Agar mahasiswa dapat merakit computer dengan benar.
·         Agar mahasiswa dapat mengetahui kesalahan atau kerusakan pada PC.
·         Agar dapat meminimalis kesalahan yang ada.
·     Agar dapat membersihkan bagian PC yang kotor yang menghambat fungsi komponen yang sesungguhnya.

    II.            BAHAN
·         Motherboard
·         Processor
·         Memory RAM
·         SoundCard
·         Cd ROM
·         Keyboard
·         Harddisk
·         KabelBus
·         KabelPower
·         Casing
·         Heatsink
·         PowerSupply
·         VGA Card

 III.            TEORI SINGKAT
·         Processor : sebagai pusat atau pengendali computer yang didukung oleh komponen lainnya.
·         Motherboard : menghubungkan semua peralatan computer dan membuatnya bekerjasama.
·         Memory RAM : sebuah tipe penyimpanan computer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang sementara atau pemacu proses kecepatan.
·         Harddisk: data yang disimpan dalam cakram keras yang tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listik.
·         Sound Card: menunjang fungsi suara dalam PC multimedia
·         Cd ROm : membaca data yang ada di media cd
·         Keyboard : papan yang terdiri dari tombol angka, huruf dan symbol untuk mengetik kalimat.
·         Monitor : hardware yang menampilkan hasil kerja.
·         Kabel Bus : penghubung komponen ke motherboard harddisk,cdrom.
·         Kabel Power : menghubungkan satu perangkat jaringan keperangkat lainnya.
·         Casing : pelindung komponen
·         PowerSupply : mengubah aliran listrik, arus bolak balik yang tersedia dari aliran PLN
·         VGA Card : mengubah sinyal digital dari computer menjadi tampilan grafik kelayar monitor.

 IV.            CARA KERJA PERAKITAN
1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.










2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut.Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.







 3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor.



4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard. Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan  karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.








5. Siapkan casing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.

6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catudaya atau power supply seperti gambar dibawah ini.









7. Setelah itu masukkan motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak. Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada casing dengan benar. 

 







8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.
9. Di contoh ini kita menggunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.

10. Setelah itu pasanglah CD ROM pad jarak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.


11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dengan raknya agar tidak  goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.

12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.

13. Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.








14. Pasang konektor power supply pada tempatnya yang terdapat di motherboard. Jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.

15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan pad konektor lainnya yang terdapat di motherboard seperti gambarberikut. 







16. Setelah kita selesai merakit semua komponen kemudian pasang penutup casing dan perakitan tersebut  harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU kesaklar listrik, selanjutnya hidupkan  bila computer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus disempurnakan terlebih dahulu bila nanti ingin menginstal Sistem Operasinya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah terpasang apakah sudah benar atau tidak

    V.            KESIMPULAN
Dengan memahami perakitan computer maka akan mampu mengetahui dimana kerusakan sering terjadi, saat PC tidak mau hidup, kemungkinan besar kesalahan pada penempatan VGA  dan Memory RAM, atau kabel PowerSupply dan kabel bus yang sudah tidak layak. Atau apabila PC dihidupkan ada suara bising biasanya dikarnakan heatsink yang kotor dengan debu.