Tugas Praktikum 2
1. Tutorial Sistem Operasi Linux
dengan Linux Live
LinuxLiveCD telah lama dikenal
sebagai alat yang berguna dalam perbaikan PC. Sehebat-hebatnya LiveCD tentu
masih memiliki beberapa kelemahan, seperti ketidakmampuan untuk menyimpan file
baru atau perubahan. Bootable USB stick (FlashDisk) memecahkan sebagian
besar masalah LiveCD. Kamu dapat menulis ke dalam FlashDisk, mengubah perangkat
lunak atau seluruh sistem tanpa membakar CD baru, dan membawanya dengan mudah
ke manapun Anda pergi.
Ada perangkat lunak baru yang
disebut Lili USB Creator, dengan LiLi kita dapat membuat sistem Linux ke
dalam FlashDisk sangatlah mudah sekali, dan bahkan menjalankannya dari
dalam Windows juga bisa dilakukan dengan menggunakan salinan portabel
dari VirtualBox yang disertakan pada instalasi.
Lili USB Creator dapat dijalankan di
sistem operasi Windows saja (belum ada versi instalasi untuk linux, karena di
linux sudah ada aplikasi untuk membuat boot linux USB semisal di”ubuntu”),
Langkah ke 1 : klik pilihan choose a usb key
Jika USB drive kamu belum
terhubung, hubungkan(colokkan flashdisknya) sekarang dan menunggu beberapa
detik sebelum menekan tombol refresh berwarna biru. Ketika kamu klik
drop-down menu, kamu akan melihat flash drive baru dalam daftar. Pastikan Kamu pilih flash drive yang
benar!!!, karena program ini juga berisi
daftar hard drive kamu, dan dalam proses ini dipastikan drive yang kamu pilih
akan diformat ulang menggunakan fat32. Jadi pastikan terlebih dahulu pilihan
drivenya…..!!!
Langkah
ke 2 : Choose a source
Pada sesi ini kamu pilih
sumber/master linux yang akan dimasukkan ke dalam flash drive, opsi pertama ISO/IMG digunakan jika kamu sudah mempunyai file master linux yang
berextensikan .iso , .img atau .zip pada lokasi kamu ketahui. Opsi yang
kedua CD digunakan jika kamu mempunyai master linux pada cd atau dvd.
Opsi yang ketiga Download jika
kamu tidak mempunyai master linux, pada opsi ini akan dilakukan proses download
oleh aplikasi lili.
Gambar diatas adalah contoh opsi dari download, pilih linux yang akan di download secara manual atau otomatis.
Langkah ke 3 : Persistence
Keunggulan lili usb creator selain
membuat mastering linux usb lebih mudah, juga konfigurasi persistence jadi
lebih mudah lagi. Fitur persistence diperkenalkan pada linux 3 tahun terakhir,
dengan menggunakan fitur ini kamu dapat menyimpan semua konfigurasi pada saat
kita menggunakan linux live usbnya. Jadi fitur ini sama halnya kita mengganti
fungsi harddisk dalam penggunaan sistem operasi sebenarnya (Read, Write). note:
tidak semua linux/sistem operasi mendukung fitur persistence, jika fitur
persistence aktif maka linux tersebut mendukung persistence mode. Cara
menggunakan fitur ini kamu hanya cukup menggeser slider atau isi angka dalam
kisaran MB sampai batas kemampuan/sisa flash drive yang kamu punyai. Lebih
besar kapasitas flash drive, lebih besar pula kemampuan simpan persistencenya.
Langkah
ke 4 : Options
Salah satu syarat untuk membuat linux live usb adalah flash drive diformat fat32. Pada langkah ke 4, ada 3 opsi yang bisa dipilih atau tidak. Pada centang opsi pertama, jika dipilih berfungsi untuk menyembunyikan file-file yang dicopykan kedalam flash drive maka ketika flash drive dilihat dari sistem operasi windows tidak terlihat file/folder yang ada. Centang opsi kedua, format flash drive dalam fat32 secara otomatis oleh lili sebelum membuat mastering linux live usb. Centang opsi ketiga, kamu dapat menggunakan linux ketika menggunakan sistem operasi windows. Karena pada proses ini akan diinstalkan portabel virtualbox sebagai media virtualisasi dan dibutuhkan koneksi internet jika kamu memilih opsi ini.
Langkah ke 5 : Create
Klik tombol dengan model kilat warna
kuning untuk memulai proses mastering linux live usb, dan tunggu hingga
selesai.
Jika prosesnya sudah selesai,
restart atau hidupkan komputernya masuk ke BIOS pilih
boot pertama kali ke flash drive atau tekan tombol f12/f9/f10 sesuai komputer
yang kamu pakai untuk memilih drive yang akan di boot.
2. Setting IP di Terminal Linux
Ubuntu
Lihat kartu jaringan yang tersedia
yang bisa dikonfigurasi dengan perintah ifconfig seperti yang terlihat pada
gambar di bawah:
Dari gambar tersebut dapat kita ketahui bahwa terdapat satu kartu jaringan (lo) yang bisa kita setting.
2. Misalnya saja, saya ingin setting
lo tersebut dengan alamat IP 192.168.0.1 dengan netmask 255.255.255.0, maka
jalankan perintah:
sudo[spasi]ifconfig[spasi]eth0[spasi]192.168.0.1[spasi]netmask[spasi]255.255.255.0[enter]
3. Untuk melihat hasil setting
gunakan perintah ifconfig, apabila muncul seperti tampilan di bawah berarti
anda sudah berhasil melakukan setting IP.
3. Membuat direktori baru Linux
Ubuntu
Ketikkan di terminal mkdir (nama
direktori yang dibuat)
4.. Mengisi file hewan.txt minimal
10 nama hewan
Ketikkan touch nama file pada
terminal linux Ubuntu
Kemudian cek dengan ketik ls pada
terminal
Ketikkan pico hewan.txt
Keluar tampilan editor teks,lalu
isikan nama hewan 10 minimal
Kemudian tekan ctrl x dan tekan
y,setelah itu tekan enter






0 komentar:
Posting Komentar