WELCOME to my BLOG

Selasa, 23 Juni 2015

Tugas Praktikum 2

Tugas Praktikum 2

1. Tutorial Sistem Operasi Linux dengan Linux Live
LinuxLiveCD telah lama dikenal sebagai alat yang berguna dalam perbaikan PC. Sehebat-hebatnya LiveCD tentu masih memiliki beberapa kelemahan, seperti ketidakmampuan untuk menyimpan file baru atau perubahan. Bootable USB stick (FlashDisk) memecahkan sebagian besar masalah LiveCD. Kamu dapat menulis ke dalam FlashDisk, mengubah perangkat lunak atau seluruh sistem tanpa membakar CD baru, dan membawanya dengan mudah ke manapun Anda pergi.
Ada perangkat lunak baru yang disebut Lili USB Creator, dengan LiLi kita dapat membuat sistem Linux ke dalam FlashDisk sangatlah mudah sekali, dan bahkan menjalankannya dari dalam Windows  juga bisa dilakukan dengan menggunakan salinan portabel dari VirtualBox yang disertakan pada instalasi.
Lili USB Creator dapat dijalankan di sistem operasi Windows saja (belum ada versi instalasi untuk linux, karena di linux sudah ada aplikasi untuk membuat boot linux USB semisal di”ubuntu”), 

Langkah ke 1 : klik pilihan choose a usb key

Jika USB drive kamu belum terhubung, hubungkan(colokkan flashdisknya) sekarang dan menunggu beberapa detik sebelum menekan tombol refresh berwarna biru. Ketika kamu klik drop-down menu, kamu akan melihat flash drive baru dalam daftar. Pastikan Kamu pilih flash drive yang benar!!!, karena program ini juga berisi daftar hard drive kamu, dan dalam proses ini dipastikan drive yang kamu pilih akan diformat ulang menggunakan fat32. Jadi pastikan terlebih dahulu pilihan drivenya…..!!!
Langkah ke 2 : Choose a source

Pada sesi ini kamu pilih sumber/master linux yang akan dimasukkan ke dalam flash drive, opsi pertama ISO/IMG digunakan jika kamu sudah mempunyai file master linux yang berextensikan .iso , .img  atau .zip pada lokasi kamu ketahui. Opsi yang kedua CD digunakan jika kamu mempunyai master linux pada cd atau dvd. Opsi yang ketiga Download jika kamu tidak mempunyai master linux, pada opsi ini akan dilakukan proses download oleh aplikasi lili.
 
Gambar diatas adalah contoh opsi dari download, pilih linux yang akan di download secara manual atau otomatis.
Langkah ke 3 : Persistence

Keunggulan lili usb creator selain membuat mastering linux usb lebih mudah, juga konfigurasi persistence jadi lebih mudah lagi. Fitur persistence diperkenalkan pada linux 3 tahun terakhir, dengan menggunakan fitur ini kamu dapat menyimpan semua konfigurasi pada saat kita menggunakan linux live usbnya. Jadi fitur ini sama halnya kita mengganti fungsi harddisk dalam penggunaan sistem operasi sebenarnya (Read, Write). note: tidak semua linux/sistem operasi mendukung fitur persistence, jika fitur persistence aktif maka linux tersebut mendukung persistence mode. Cara menggunakan fitur ini kamu hanya cukup menggeser slider atau isi angka dalam kisaran MB sampai batas kemampuan/sisa flash drive yang kamu punyai. Lebih besar kapasitas flash drive, lebih besar pula kemampuan simpan persistencenya.
Langkah ke 4 : Options

Salah satu syarat untuk membuat linux live usb adalah flash drive diformat fat32. Pada langkah ke 4, ada 3 opsi yang bisa dipilih atau tidak. Pada centang opsi pertama, jika dipilih berfungsi untuk menyembunyikan file-file yang dicopykan kedalam flash drive maka ketika flash drive dilihat dari sistem operasi windows tidak terlihat file/folder yang ada. Centang opsi kedua, format flash drive dalam fat32 secara otomatis oleh lili sebelum membuat mastering linux live usb. Centang opsi ketiga, kamu dapat menggunakan linux ketika menggunakan sistem operasi windows. Karena pada proses ini akan diinstalkan portabel virtualbox sebagai media virtualisasi dan dibutuhkan koneksi internet jika kamu memilih opsi ini.
 Langkah ke 5 : Create
Klik tombol dengan model kilat warna kuning untuk memulai proses mastering linux live usb, dan tunggu hingga selesai.
Jika  prosesnya sudah selesai, restart atau hidupkan komputernya masuk ke BIOS pilih boot pertama kali ke flash drive atau tekan tombol f12/f9/f10 sesuai komputer yang kamu pakai untuk memilih drive yang akan di boot.

2. Setting IP di Terminal Linux Ubuntu
Lihat kartu jaringan yang tersedia yang bisa dikonfigurasi dengan perintah ifconfig seperti yang terlihat pada gambar di bawah:


Dari gambar tersebut dapat kita ketahui bahwa terdapat satu kartu jaringan (lo) yang bisa kita setting.

2. Misalnya saja, saya ingin setting lo tersebut dengan alamat IP 192.168.0.1 dengan netmask 255.255.255.0, maka jalankan perintah:
sudo[spasi]ifconfig[spasi]eth0[spasi]192.168.0.1[spasi]netmask[spasi]255.255.255.0[enter]
3. Untuk melihat hasil setting gunakan perintah ifconfig, apabila muncul seperti tampilan di bawah berarti anda sudah berhasil melakukan setting IP.

3. Membuat direktori baru Linux Ubuntu
Ketikkan di terminal mkdir (nama direktori yang dibuat)

4.. Mengisi file hewan.txt minimal 10 nama hewan

Ketikkan touch nama file pada terminal linux Ubuntu
Kemudian cek dengan ketik ls pada terminal
Ketikkan pico hewan.txt
Keluar tampilan editor teks,lalu isikan nama hewan 10 minimal
Kemudian tekan ctrl x dan tekan y,setelah itu tekan enter


0 komentar:

Posting Komentar